Wednesday, September 08, 2004

Sajak Untuk Ibunda

Banyak penyair dan penulis berbicara mengenai ibunda mereka,dan mengungkapkannya dalam karya-karya. Sosok ibunda adalah inspirasi yang juga tak kan pernah putus mewarnai hidup kita, sama seperti Cinta itu sendiri.

Ibu saya adalah seorang wanita yang keras dalam mendidik anak-anaknya, penuh disiplin layaknya dalam militer. Semua hal harus dipikirkan dengan masak dan terencana, dan seperti layaknya seorang ahli strategi ulung, beliau selalu punya rencana cadangan terhadap semua hal : waktu piknik, sekolah, bermain (pun ada waktu-nya dan harus on-time), dan lain-lain. Satu hal yang tentu saja, sangat tidak kami sukai pada waktu kami kecil dulu, apalagi pada waktu kami semua ABG dan sudah mulai berani mempertontonkan "pemberontakan" kami..hehehehe :))

Tapi, siapa yang bisa melawan ibu saya ? Hmm, bahkan kadang-kadang saya berpikir, Tuhan sendiri pun akan kalah berdebat dengan ibu saya :)

Sajak-sajak ini saya tulis ketika dalam masa kesendirian saya di Sumbawa, jauh dari keluarga dan handai taulan. Saya teringat ketika mencium kaki ibu saya sebelum berangkat ke Sumbawa untuk menerima pekerjaan baru di perusahaan tambang Newmont, dan pesan-pesan beliau-lah yang tetap membuat saya bertahan dalam kehidupan yang keras ini.

Inilah sajak-sajak tersebut.

Mak,Anakmu Disini..!!

Salam,

Jody Ananda


0 Comments:

beri komentar

<< Home