Thursday, August 05, 2004

JANCUK,..AKU KANGEN..!!!

Jancuk !!,
Aku kangen, cuk,
Kangen saat kita ngobrol dan berdiskusi tentang segala hal,
Ditemani rokok ,kopi dan dinginnya malam,
Dan kata-kata meluncur deras diiringi patahan-patahan,
Dan asap yang mengepul di kamar.

Jancuk, aku kangen,..cuk..
Kangen waktu kita di siang bolong,
Demonstrasi menuntut penguasa orde baru turun,
Kita teriakkan kata-kata beringas,
Seolah-olah tak ada rasa takut akan kematian,
Bergerak maju-mundur, dan berlarian,
Dan tongkat-tongkat kayu polisi berdecit-decit,
mengenai tubuh kawan-kawan.


Aku kangen tingkah laku konyolmu di kantin,
Tempat kita makan, rapat, nyusun demo, atau cuman sekedar cangkruk,
Melihat peputri-peputri kampus yang tidak pernah berdandan,
Tapi sudah cukup membuat kita senang dan merasa aman,
Jancuk, aku kangen, cuk…

Jancuk, aku kangen, cuk!,
Saat tajam kau tatap mata hatiku dan enteng berucap :
“Jancuk…..”,
Saat kau tampar hatiku dengan ucapan-ucapanmu yang pedas,
Saat kau ingatkan aku bahwa selalu ada pengorbanan untuk sebuah perjuangan,
Dan selalu ada persahabatan bagi kawan yang membutuhkan,



Jancuk, aku kangen!,
Kangen kepulan-kepulan asap yang kita kepulkan,
Kangen guyonan, tangisan, kemarahan yang kita keluarkan,
Kangen taman dan kantin kampus tempat kita dibesarkan,
Dan aku kangen untuk mengucapkan :
“Jancuk !!” kepadamu.

Batu Hijau, Maret 2001

* Untuk teman-teman Teater, Kantin ITS, Singo, Mbulet, dan Ngaju

0 Comments:

beri komentar

<< Home