Saturday, August 07, 2004

ANTARA JAKARTA-SURABAYA

Di gerbang lusuh ini,
Kadang teringat betapa lusuh diriku,
waktu pertama kali menjumpaimu,
tapi kau bilang kau menyukaiku,apa adanya diriku.


Ada sebutir cinta yang masih ku-pertahankan,
dan segenggam dendam yang coba ku-redupkan,
Entahlah,
Musnah ataukah sia-sia.

Seorang teman menawarkan rokok,
kusambut dan 'kuhisap,
juga botol-botol bir, tergeletak kaku,
'kujamah, kuteguk dan kugenggam erat.
begitu juga dengan emosi, cinta,kerinduan dan harapan,
lebur dengan sebaris kata darimu.

SEMUA TAK MAMPU !,
Untuk menghapus satu titik bayangmu,
Lalu kemana aku harus berlari,
Ketika tak ada tempat yang ingin kudatangi,selain rumah hatimu ..??

Betulkah tidak ada lagi jendela,yang bisa kubuka,
Dan daun pintu,yang dapat kuketuk..?

Di gerbong lusuh kereta ini,
Aku terperangkap dalam,kegalauan asa dan cinta,
kenangan dan harapan,
Antara Jakarta-Surabaya.



- Untuk seorang wanita yang tak bisa terlupakan.....

0 Comments:

beri komentar

<< Home